Proses pembuatan dayung/Besai

1771477945769.jpg

Dayung/Besai merupakan salah satu alat yang digunakan saat berperahu. Dayung junga merupakan suatu keterampilan tradisional yang masih di lestarikan oleh masyarakat desa hingga saat in.

Proses pembuatan dayung diawali dengan pemilihan kayu yang kuat dan ringan, seperti kayu gareh dan bengkirai yang biasanya diambil dari hutan sekitar desa dengan tetap memperhatikan kearifan lokal dan kelestarian alam. Kayu yang dipilih kemudian dipotong sesuai ukuran, lalu dibentuk secara manual menggunakan parang dan alat pertukangan sederhana. Bagian bilah dayung dibuat pipih dan lebar agar mampu mendorong air dengan baik, sementara gagangnya dibentuk nyaman agar mudah digenggam.

Bagikan post ini: