Sungai Lorah, sebagai Nadi Kehidupan

1771564747190.jpeg


Sungai Lorah terletak di kecamatan Pujungan Yang pertemuan alian dengan sungai Bahu. Aliran sungai ini tidak hanya menjadi jalur transportasi utama, tetapi juga menjadi urat nadi yang menghubungkan berbagai aktivitas sosial, ekonomi, dan budaya masyarakat. Sejak dahulu, Sungai Lorah dimanfaatkan sebagai sarana mobilitas, distribusi kebutuhan pokok, serta akses menuju wilayah lain yang sulit dijangkau melalui jalur darat.

Di bagian hulu Sungai Lorah terdapat satu desa yang menggantungkan kehidupannya sepenuhnya pada aliran sungai tersebut, yaitu Desa Long Bena. Keberadaan desa di hulu menjadikan sungai sebagai satu-satunya akses penghubung dengan dunia luar. Segala bentuk perjalanan, pengangkutan barang, hingga interaksi antarwilayah dilakukan dengan menggunakan transportasi sungai seperti perahu ketinting dan long boat.

Bagi masyarakat Desa Long Bena, Sungai Lorah bukan sekadar aliran air, melainkan jalur kehidupan yang menyatukan peradaban, menjaga konektivitas, serta menopang keberlangsungan aktivitas sehari-hari. Sungai ini menjadi saksi perjalanan kehidupan masyarakat dari generasi ke generasi, sekaligus menjadi simbol keterhubungan antara manusia, alam, dan ruang hidup yang terus terjaga di kawasan hulu.

Bagikan post ini: